cara mengukur baju dan celana

Banyak yang Salah! Cara Mengukur Baju dan Celana yang Benar

Cara Mengukur Baju dan Celana. Sebagai seorang penjahit tentu saja Anda harus bisa mengukur baju bukan? Apa jadinya jika ternyata baju yang Anda hasilkan tidak sesuai dengan ukuran tubuh pelanggan Anda? Oleh karena itu Anda harus paham bagaimana cara mengukur baju dan celana yang tepat.

Ada dua cara mudah dalam mengukur badan untuk membuat baju bagian atasan atau dress panjang.

  1. Dengan cara mengukur badan langsung.
  2. Mengukur baju memang sudah pas di badan Anda

Biasanya Anda menggunakan satuan centimeter (cm)

Cara Mengukur Baju Badan langsung

Lebih mudah, Anda bisa minta bantuan kepada teman Anda untuk mengukur badan Anda. Anda bisa menggunakan meteran fleksibel seperti meteran yang biasa dipakai penjahit. Jika hanya ada penggaris, maka Anda bisa menggunakan tali serta panjangnya bisa diukur dengan penggaris atau menggunakan meteran biasa.

a. Cara mengukur lingkar dada

Meteran Anda lingkarkan di sekeliling badan melalui buah dada yang diukur pas + 4cm

b. Lebar Punggung atau Pundak

Mulai ukur dari batas tengah sampai lengan kiri sampai kanan

c. Lingkar Pingggang

Ukur sekeliling pinggang +2cm

d. Lebar Bahu

Ukur dari tubuh dari lekuk leher sampai pada bagian ujung bahu

e. Lingkar Kerung Lengan

Ukurlah sekeliling kerung bagian lengan dari bagian bawah ketiak kemudian diselakan atau dimasukkan dua jari

f. Panjang Bagian Lengan Pendek

Ukur dari bagian ujung bahu sampai dengan bagian siku untuk lengan pendek, sampai panjang yang Anda inginkan untuk bagian lengan panjang.

g. Panjang baju

Ukur dari bagian ujung bahu atau pundak sampai dengan panjang baju yang ingin Anda kehendaki.

Cara Mengukur Baju Sendiri

Untuk lebih mudah dalam mengukur baju sendiri, paling mudah adalah dengan menggunakan baju Anda yang sudah ada dan yang paling pas untuk badan Anda sendiri.

Cobalah pakai salah satu baju atau pakaian yang paling nyaman Anda pakai, lalu melepasnya, kemudian taruh di lantai.

Siapkan meteran yang Anda punya, atau bisa menggunakan penggaris biasa.

1. PUNDAK

Ukur dari ujung bagian pundak ke ujung bagian pundak satunya. Apabila menginginkan lingkar leher tertentu tidaklah standar, tambahkan panjang dari sambungan jahitan tersebut di bagian krah sampai ujung bagian pundak.

2. PANJANG TANGAN

Ukur panjang tangan, dari ujung pundak Anda, sampai panjang yang Anda kehendaki (bisa melakukan opsi selisih penambahan atau pengurangan dari contoh baju yang Anda miliki).

3. LEBAR DADA

Bagian ini diukur, lebar dada diukur pas sambungan dibawah bagian ketiak kemudian ukurlah lebarnya saja, dikalikan dua juga bisa untuk mengetahui lingkarnya.

4. LEBAR PINGGANG

Jika di bagian pinggang ukurannya berbeda dengan sampel baju, maka perlu pengukuran juga. Akan lebih kecil dari dada untuk yang memiliki badan langsing.

Bila perutnya besar, lebih besar dari panggul atau dada, maka perlu menyamakan antara lebar pinggang dengan lebar dada atau pinggul Anda.

5. LEBAR PANGGUL

Ukur lebar bagian panggul Anda, atau lebar ujung baju dengan model atasan (blus, kemeja, dll)

6. PANJANG BAJU

Panjang baju yang akan Anda ukur harus diukur dari sambungan jahitan di krah (leher) atau bagian pundak Anda, sampai panjang yang Anda kehendaki, bisa pas, dikurangi, atau bisa juga ditambahkan.

7. BAGIAN LAIN

Bagian lain yang perlu pengukuran tambahan adalah lebar tangan. Dapat memulai pengukuran pada bagian ujung tangan, dan jika ingin berbeda dari standar biasa, pangkal lengan juga bisa Anda beri ukuran.

Lihat Video Berikut Cara mengukur baju

Demikian cara mengukur baju yang tepat menurut penulis, semoga bisa menjadi bahan acuan untuk Anda yang akan membuat baju dengan menjahit sendiri atau sedang belajar menjahit. Kami Canvas Garment Surabaya, sebagai vendor konveksi di surabaya akan melayani sepenuh hati untuk berkonsultasi dalam jasa pembuatan baju seperti jaket, kemeja, kaos, dan lainnya.