Sebagai seorang penjahit tentu saja Anda harus bisa mengukur baju bukan? Apa jadinya jika ternyata baju yang Anda hasilkan tidak sesuai dengan ukuran tubuh pelanggan Anda? oleh karena itu Anda harus paham bagaimana cara mengukur baju yang tepat.

Ada dua cara mudah dalam mengukur badan untuk membuat baju bagian atasan atau dress panjang.

  1. Dengan cara mengukur badan langsung.
  2. Mengukur baju memang sudah pas di badan Anda

Biasanya Anda menggunakan satuan centimeter (cm)

Cara Mengukur Baju Badan langsung.

Lebih mudah, Anda bisa minta bantuan kepada teman Anda untuk mengukur badan Anda. Anda bisa menggunakan meteran fleksibel seperti meteran yang biasa dipakai penjahit. Jika hanya ada penggaris, maka Anda bisa menggunakan tali serta panjangnya bisa diukur dengan penggaris atau menggunakan meteran biasa.

a. Cara mengukur lingkar dada

Meteran Anda lingkarkan di sekeliling badan melalui buah dada yang diukur pas + 4cm

b. Lebar Punggung atau Pundak

Diukur dari batas tengah sampai lengan kiri sampai kanan

c. Lingkar Pingggang

Ukur sekeliling pinggang +2cm

d. Lebar Bahu

Ukur dari tubuh dari lekuk leher sampai pada bagian ujung bahu

e. Lingkar Kerung Lengan

Ukurlah sekeliling kerung bagian lengan dari bagian bawah ketiak kemudian diselakan atau dimasukkan dua jari

f. Panjang Bagian Lengan Pendek

Ukur dari bagian ujung bahu sampai dengan bagian siku untuk lengan pendek, sampai panjang yang diinginkan untuk bagian lengan panjang.

g. Panjang baju

Ukur dari bagian ujung bahu atau pundak sampai dengan panjang baju yang dikehendaki oleh Anda

Cara Mengukur Baju Sendiri

Untuk lebih mudah dalam mengukur baju sendiri, paling mudah adalah dengan menggunakan baju Anda yang sudah ada dan yang paling pas untuk badan Anda sendiri.

Cobalah pakai salah satu baju atau pakaian yang paling nyaman dipakai, kemudian dilepas, kemudian taruh di lantai.

Siapkan meteran yang Anda punya, atau bisa menggunakan penggaris biasa.

a. PUNDAK, ukur dari ujung bagian pundak ke ujung bagian pundak satunya. Apabila dikehendaki lingkar leher tertentu tidaklah standar, tambahkan panjang dari sambungan jahitan tersebut di bagian krah sampai ujung bagian pundak.

b. PANJANG TANGAN, ukur panjang tangan, dari ujung pundak Anda, sampai panjang yang dikehendaki oleh Anda(bisa ditambah atau dikurangi dari contoh baju yang Anda miliki)

c. LEBAR DADA. Bagian ini diukur, lebar dada diukur pas sambungan dibawah bagian ketiak kemudian ukurlah lebarnya saja, dikalikan dua juga bisa untuk mengetahui lingkarnya.

d. LEBAR PINGGANG. jika di bagian pinggang ukurannya beda dengan sampel baju, diukur juga. Akan lebih kecil dari dada untuk yang memiliki badan langsing.

Bila perutnya besar, lebih besar dari panggul atau dada, maka perlu dibuat sama antara lebar pinggang dengan lebar dada atau pinggul Anda.

e. LEBAR PANGGUL. ukur lebar bagian panggul Anda, atau lebar ujung baju dengan model atasan (blus, kemeja, dll)

f. PANJANG BAJU. Panjang baju yang akan Anda ukur harus diukur dari sambungan jahitan di krah (leher) atau bagian pundak Anda, sampai panjang yang Anda dikehendaki, bisa pas, dikurangi, atau bisa juga ditambahkan.

g. Bagian lain yang perlu diukur bila diinginkan adalah lebar tangan. Diukur pada bagian ujung tangan, dan jika diinginkan beda dari standar biasa, pangkal lengan juga bisa Anda beri ukuran.

Lihat Video Berikut Cara mengukur baju

Demikian cara mengukur baju yang tepat menurut penulis, semoga bisa menjadi bahan acuan untuk Anda yang akan membuat baju dengan menjahit sendiri atau sedang belajar menjahit.